Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia / internasional #Bandung Lawan Korupsi 2017

11:23 PM
Anti Korupsi
Bebarapa waktu yang lalu saya di kasih kesempatan untuk mengisi acara stand up comedy di Car Free Day (CFD) Dago Bandung, Mengenai Peringatan hari anti korupsi sedunia,  dengan tema anti korupsi / #Bandung Melawan Korupsi 2017. pada awalnya saya ragu untuk mengambilnya, tetapi saa juga memounya beberapa keresahan yang ingin saya sampaikan terkait korupsi, khususnya untuk indonesia.

Seperti hal yang telah ketahui bersama bahwa indonesia merupakan negara terkorup di dunia, contoh kecilnya kita bisa melihat banyak nya orang orang yang telah terjerat kasus korupsi, namun tidak demikian dengan orang orang yang berperngaruh besar, atau mafia mafia besar yang bebas dari ranah hukum, dan tentunya sangat sulit sekali di tangkap oleh kpk. setiap kali pemanggilan pemeriksaan tidak pernah datang atau apapun itu.

Salah satu contoh kasusnya adalah kasus E-KTP, berapa banyak kah uang yang berhasil dari karupsi dari kasus tersebut? banyak sekali, bahkan beberapa waktu yang lalu saksi kunci kasus tersebut berada di amerika, dan secara mengejutkan meninggal dunia, akibat adanya tuduhan ketua anggota DPR RI yang melakukan Korupsi, kita sepertinya sudah tahu siapa dia bukan? siap lagi kalo Bukah Papah SN..

Beberapa waktu yang lalu, di sudah di tetapkan oleh Komisi pemberantasan Korupsi sebagai tersangka, namun dalama pengadilan dia yang menang? dan alhasil di bebaskan, publin indonesia pun bertanya tanya tentang apa yang terjadi? kenapa bisa seorang yang sudah di tetapkan sebagai tersangka malah menang di pengadilan? dan hal tersebut mengakibatkan banyak rakyat tidak puas atas hasil pengadilan tersebut, dan anehnya Papah SN tidak mau di periksa lagi oleh KPK, Boleh di periksa atas izin presiden. sungguh aneh sekali bukan?

Tetapi KPK tentunya tidak puas dong, namun tidak lama kemudian KPK menetapkan Papah SN kemabali sebagai tersangka, nah anehnya ketika datang atau di jemput tidak ada di tempat seolah olah menghilang, dan anehnya setelah beberapa hari menghilang bahwa terdengar kabar papah SN menabrak tihak listrik dan di rawat di rumah sakit, dengan alasan luka parah dan ada benjolan segeda bakpau pada kepala / kening itu menurut pengacara nya sendiri..

Dan akhirnya sekarang belum ada kabar lagi kelanjutannya gimana, namun berita terakhir bahwa 2 anggota pengacara papah mengundurkan diri ga tahu kenapa alasannya...

Berlanjut ke Open mic dan sudut pandang saya sebagai orang kampung terhadap korupsi..

Saya itu dari kampung dan pada awalnya saya itu ga peduli dan ga tahu menau menganai korupsi, setahu saya orang yang korupsi itu adalah orang yang makan gorengan 5 mengaku 1, atau dalam bahasa sunda lebih dikenal dalam istilah DARMAJI = Dahar Lima Ngaku Hiji,

Terus tindakan korupsi juga Tidak jauh dengan yang namanya UNIKO = Usaha Nipu Kolot.
Peribahasa ini terkenal untuk irang orang yang masih sekolah, yaitu membohongi orang tua untuk mendapatkan uang dengan pura pura kebutuhan sekolah, contohnya beli buku pelajaran harga 15000 ngaku 20000, nah kan ada keuntungan tuh 5000.

Seperti itulah mungkin dari sundut pandang saya sebagai orang kamoung mengenai korupsi..

Namun pandangan korupsi saya berubah ketika datang ke kota bandung, ketika itu saya melihat ko jalan di bandung bagus banget ya? kalo di ibaratkan sama muka mulus banget lah pokonya mah, ibaratkan di make up. tetapi berbeda dengan di kampung saya JERAWATAN, banyak batu dan nanah alias tidak rata.. Ramijut lah 

Terus di bandung kota juga terdapat taman taman kota, seperti taman lalu lintas, taman pramuka, taman kota, banyak banget kita bisa menikmati taman taman di kota bandung. berbeda dengan di kampung saya ga ada coy taman taman kayak gitu, ada juga kebon CAU (Kebun Pisang), Itu juga sekali kta masuk di teriakin. Woy... Maling....
Disitu saya berteriak, woy,, yang maling itu bukan saya, yang maling itu KORUPTOR.. Maling Uang Rakyat...

Terus disitu saya berfikitr, ini tuh ada pembangunan infrastruktur yang tidak merata, diskriminasi atau gimana? dan disitu lah saya berfikir, mungkin dana nya di korupsi, jadi di kampung saya ya sperti ini ini saja, coba bayangkan kalo dana tersebut tidak di korupsi? mungkin kampung saya sudah ada jembatan layang,  jalan mulus kayak muka di make up, dan mungkin ada karfur.. haha :D

Terus yang lebih parahnya lagi dari efek korupsi adalah masyarakat di kampung saya belu punya KTP, nah disitu kadang saya berfikir, kita menjadi warga negara indonesia itu serasa ga di akui, gitu, Karena KTP aja ga punya, dan selintas saya berfikir? aing teh orang indonesia atawa lain? boa boa aing teh orang timor leste? atau jangan jangan orang korea? tapi da eweuh nu pecaya aing orang korea -_-''

No comments:

Berkomentarlah dengan sopan. dan jangan meninggalkan SPAM

Powered by Blogger.